banner 468x60

Banggar DPRD Konsultasi ke Bapenda Kalbar

banner 120x600

Beritaupdate, Sambas. Badan Anggaran DPRD Kabupaten Sambas melakukan konsultasi ke Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Provinsi Kalimantan Barat, Jumat (25/8). Konsultasi dipimpin langsung Ketua DPRD, H Abu Bakar SPd I bersama Wakil Ketua I Ferdinan SE ME dan Wakil Ketua III Suriadi SH.

Kunjungan Kerja Badan Anggaran DPRD diikuti Badan Keuangan Daerah Kab Sambas dan BAPPEDA Kab Sambas. Rombongan Wakil Rakyat Kabupaten Sambas itu disambut Kepala Bidang Retribusi Bapenda Kalbar, Nisamuddin dan jajarannya.

“Konsultasi badan anggaran ke Bapenda Kalbar, dalam rangka persiapan DPRD Kabupaten Sambas membahas RAPBD 2024, KUPA PPAS Perubahan Tahun Anggaran 2023 dimana kami memerlukan upaya dan langkah-langkah dalam mensinergikan target capaian sektor pendapatan daerah nantinya,” ujar Ketua DPRD.

Dikatakan Ketua, sektor pendapatan daerah perlu digenjot agar perencanaan dan upaya pencapaian targetnya dapat terealisasi dengan baik. H Abu Bakar meminta DPRD mendukung OPD dalam pencapaian target pendapatan dimasing-masing OPD.

“Insyaa Allah kita dukung dan kita kawal OPD-OPD dalam mencapai target pendapatan dinas mereka, kita berharap dengan itu target pendapatan secara keseluruhan bisa terpenuhi,” tutur Ketua.

Wakil Ketua I, Ferdinan SE ME menambahkan, masukan dari Bapenda Kalbar yang didapat dari konsultasi tersebut, menjadi catatan penting DPRD Kab Sambas.

“Pada prinsipnya, bagaimana daerah memastikan tidak terdapat celah kebocoran dalam pencapaian target pendapatan. Harus dilakukan upaya-upaya strategis guna menyikapi kondisi ini,” sebut Ferdinan.

Wakil Ketua I menyambut baik masukan dari Bapenda Kalbar terkait sinergi unit kerja pendapatan daerah di kabupaten dengan provinsi. Menurut dia, itu membuka peluang dan potensi-potensi peningkatan sektor pendapatan.

“Bagaimana kedepannya, kita bersama-sama bersinergi, legislatif-eksekutif, melakukan inovasi dan kreasi dalam menggali potensi sektor pendapatan unggulan, dengan tetap memperhatikan asas-asas yang berpihak juga pada masyarakat. Artinya terjadi peningkatan pendapatan, tapi tidak membebani masyarakat,” sebut Ferdinan. (and)

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *