banner 728x250banner 728x250 banner 728x250

Ketua DPRD Apresiasi Pelaksanaan RPJMD Tahun Kedua

banner 120x600

 

 

SAMBAS, Bupati Sambas secara resmi telah menyampaikan Pidato Pengantar Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Tahun Anggaran 2023. Pidato pengantar tersebut dibacakan dihadapan Sidang Paripurna DPRD Kabupaten Sambas beberapa waktu lalu.

Ketua DPRD Kabupaten Sambas, H Abu Bakar SPd I mengapresiasi pelaksanaan APBD tahun anggaran 2023. Dikatakan Ketua DPRD tahun 2023 adalah tahun kedua dari pelaksanaan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten Sambas tahun 2021-2026 Dalam Upaya Mewujudkan Visi Sambas Berkemajuan, Sebagaimana Dituangkan Dalam Peraturan Daerah Nomor 9 tahun 2021.

“Bupati Sambas menyatakan dalam pidato pengantarnya bahwa sebagai sebuah refleksi diri, perjalanan pemerintahan daerah selama tahun 2023 memiliki nilai penting dan strategis untuk melihat sejauhmana kinerja yang telah dicapai daerah,” ujar H Abu Bakar.

Lanjut dia, Aktivitas pemerintahan, pembangunan dan kemasyarakatan dilakukan selaras dengan kemampuan serta upaya yang dimiliki dengan mengoptimalkan sumber daya yang didukung oleh partisipasi dan kontribusi aktif dari berbagai elemen dan stakeholders.

“Kondisi ini ditunjukkan dengan beberapa indikator makro pembangunan daerah yang mengarah pada kondisi yang menggembirakan dan berada pada jalur yang tepat, antara lain laju pertumbuhan ekonomi yang semakin baik, capaian infrastruktur dasar dalam kondisi mantap dan beberapa aspek lainnya,” papar dia.

Sesuai pengantar dari Bupati Sambas, laju pertumbuhan ekonomi pada tahun 2022 sudah membaik dan berada pada capaian 4,64 persen. Untuk tahun 2023, laju pertumbuhan ekonomi semakin membaik menjadi 4,69 persen, dari yang ditargetkan pada kisaran 4,6-5,2 persen.

“Kondisi ini menunjukkan bahwa kegiatan perekonomian di kabupaten sambas mulai kembali tumbuh dengan semakin maraknya aktifitas perekonomian masyarakat,” jelas Ketua DPRD.

Persentase tersebut berada di atas rata-rata laju pertumbuhan ekonomi provinsi kalimantan barat yakni 4,46 persen, namun berada di bawah rata-rata nasional yakni 5,05 persen.

“Kedepannya, bersama kita harus memberikan dukungan kepada pemerintah daerah yang tentu akan tetap berupaya dan berikhtiar secara lebih keras untuk menjaga serta meningkatkan momentum pertumbuhan ini,” imbuh H Abu Bakar.

Terkait Capaian Infrastruktur dasar dalam kondisi mantap, Komposit infrastruktur dasar dalam kondisi mantap meliputi jalan kabupaten dalam kondisi mantap, ditargetkan 71,76 persen dengan capaian sebesar 71,79 persen. Jalan poros desa dalam kondisi mantap, ditargetkan 63,1 persen dengan capaian sebesar 63,52 persen, rasio jaringan irigasi, ditargetkan 31,4 dengan capaian 31,64, tersedianya dermaga untuk melayani aksesibilitas orang dan barang, ditargetkan 65,65 persen dengan capaian 67,47.

Rumah tangga yang menempati hunian dengan akses air minum, ditargetkan 62,24 persen dengan capaian 63,71 persen, rumah tangga bersanitasi, ditargetkan 83,09 persen dengan capaian 83,44 persen dan cakupan ketersediaan rumah layak huni, ditargetkan 80,34 persen dengan capaian 80,81 persen. (And)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *